Selasa, 13 Oktober 2015
0 komentar

Konsep New Media dan Perkembangannya

22.22




Konsep New Media
               New Media adalah  penggabungan dari dua kata yaitu 'New' dan 'Media' dimana new berarti baru yaitu suatu perkembanggan dari teknologi menjadi lebih efisien,tidak boros dan ramah lingkungan dan media yang merupakan perantara atau medium untuk menyampaikan sesuatu.
     
           Dari 2 kata diatas New Media dapat memudahkan kita untuk mencari sesuatu yang kita butuhkan dan juga dapat dijadikan tempat untuk berbagi suatu informasi yang bermanfaat karna new media sangat mudah di akses dari mana pun pada zaman sekarang ini new media bisa di jadikan tempat untuk belajar,berbisnis dll.

                 Jadi New Media adalah Sebuah istilah untuk menggambarkan suatu teknologi yang ada pada zaman digital yang umumnya merupakan interaksi antara manusia dengan komputer.New Media sendiri tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi informasi seperti internet dimana pengguna bisa berpartisipasi dengan pemikiran kreatif yang dapat membuat new media memiliki manfaat dari segala bidang.


Proses dan tahapan  pengembangan aplikasi new media  
  1. New Media versus cyberculture – cyberculture adalah studi tentang berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan komunikasi dan jaringan Internet (blog, online multi-player gaming), sedangkan New Media lebih berkaitan dengan objek budaya dan paradigma (digital untuk televisi analog, iPhone ).
  2. New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai Distribusi Platform – New Media adalah obyek budaya yang menggunakan teknologi komputer digital untuk distribusi dan pameran. misalnya (Setidaknya untuk sekarang) Internet, situs Web, multimedia komputer, Blu-ray disk dll masalah dengan hal ini adalah bahwa definisi harus direvisi setiap beberapa tahun. Istilah “new media” tidak akan “baru” lagi, sebagai bentuk budaya sebagian besar akan didistribusikan melalui komputer.
  3. New Media sebagai Data Digital yang Dikendalikan oleh Software – Bahasa New media didasarkan pada asumsi bahwa, pada kenyataannya, semua benda budaya yang mengandalkan representasi digital dan pengiriman berbasis komputer melakukan berbagi sejumlah kualitas umum. new media dikurangi menjadi data digital yang dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak sebagai data lainnya. Sekarang media operasi dapat membuat beberapa versi dari objek yang sama. Contohnya adalah gambar disimpan sebagai data matriks yang dapat dimanipulasi dan diubah sesuai dengan algoritma tambahan yang diimplementasikan, seperti inversi warna, abu-abu-scaling, mengasah, rasterizing, dll
  4. New Media sebagai Mix Budaya Antara Ada Konvensi dan Konvensi Perangkat Lunak -. “New Media hari ini dapat dipahami sebagai campuran antara konvensi budaya yang lebih tua untuk representasi data, akses, dan manipulasi dan konvensi terbaru dari representasi data, akses, dan manipulasi The “lama” Data adalah representasi dari realitas visual dan pengalaman manusia, dan “baru” adalah data numerik. Komputer ini terus keluar dari kunci “kreatif” keputusan, dan didelegasikan kepada posisi seorang teknisi. ” misalnya Dalam film, perangkat lunak yang digunakan di beberapa daerah produksi, pada orang lain dibuat menggunakan animasi komputer.
  5. New Media sebagai Estetika yang menemani Tahap Awal Setiap Baru Modern Media dan Komunikasi Teknologi – “Sementara kiasan ideologis memang tampaknya akan muncul kembali lebih teratur, strategi estetik banyak mungkin muncul kali dua atau tiga … Agar pendekatan ini menjadi benar-benar bermanfaat akan cukup untuk nama sederhana strategi dan kiasan dan merekam saat-saat penampilan mereka, melainkan kita harus mengembangkan analisis yang jauh lebih komprehensif yang akan berkorelasi sejarah teknologi dengan sosial, politik, dan sejarah ekonomi atau masa modern. “
  6. New Media sebagai cepat Pelaksanaan Eksekusi Algoritma Sebelumnya secara manual atau melalui Technologies lain – Komputer adalah besar kecepatan-up dari apa yang sebelumnya teknik manual. misalnya kalkulator. “Dramatis mempercepat eksekusi teknik membuat representasi yang mungkin sebelumnya tidak ada.” Hal ini juga memungkinkan banyak bentuk-bentuk baru seni media seperti multimedia interaktif dan permainan komputer. “Pada satu tingkat, sebuah komputer digital modern hanya kalkulator lebih cepat, kita tidak harus mengabaikan identitas lainnya:. Bahwa perangkat kontrol cybernetic”
  7. New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernisme, New Media sebagai Bank Jasa – Manovich menyatakan bahwa tahun 1920 lebih relevan ke New Media daripada jangka waktu lainnya. Meta-media bertepatan dengan postmodernisme di bahwa mereka berdua bekerja ulang lama daripada membuat pekerjaan baru. media New avant-garde “adalah tentang cara-cara baru untuk mengakses dan memanipulasi informasi” (hypermedia misalnya, database, mesin pencari, dll). Meta-media adalah sebuah contoh bagaimana kuantitas dapat berubah menjadi kualitas seperti dalam teknologi new media dan teknik manipulasi dapat “recode estetika modernis menjadi estetika postmodern sangat berbeda.”
  1. New Media sebagai Artikulasi Paralel Gagasan serupa di Pasca-Perang Dunia II Seni dan Komputasi Modern – Post WWII Art atau “kombinatorik” melibatkan pembuatan gambar dengan sistematis mengubah parameter tunggal. Ini mengarah pada penciptaan atau sangat gambar yang sama dan struktur spasial. “Hal ini menggambarkan bahwa algoritma, ini bagian penting dari new media, tidak tergantung pada teknologi, tetapi dapat dilaksanakan oleh manusia.”.

Tahap Pengembangan Aplikasi New Media :

Konsepsi :  Pada tahap ini gambaran mengenai aplikasi yang akan dibuat dibentuk. Gambaran harus dapat menjelaskan poin-poin inti dari aplikasi yang akan dibuat secara umum.

Analisa : Pada tahap ini konsep yang dibuat dianalisa secara pemrograman untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan konsep menjadi suatu aplikasi serta alur proses pada aplikasi secara jelas.

Simulasi : Pada tahap ini disimulasikan proses-proses yang akan terjadi pada aplikasi yang akan dibuat. Proses-proses yang disimulasikan melingkupi : Alur suatu proses dalam berbagai macam kondisi..Keluaran yang diharapkan dari setiap proses.Eror-eror yang mungkin terjadi..Proses-proses yang bersifat kritis dan sensitif.

Algoritma : Pada tahap ini dibuat algoritma pemrograman yang dapat menerangkan proses-proses secara programatik. Algoritma yang dibuat harus sejalan dengan simulasi yang telah dilakukan.
   
Konstruksi : Pada tahap ini seluruh algoritma yang dibuat diimplementasikan pada level pemrograman.Di sini dibuat produk dari konsep yang dibuat sebelumnya.

Evaluasi : Pada tahap ini dicek secara keseluruhan aplikasi yang telah dibuat. Program harus berjalan sesuai dengan yang telah dicanangkan. Apabila ada kesalahan maka harus dicari
tahu di bagian mana kesalahan tersebut terjadi dan ulangi kembali pengembangan aplikasi dari tahap tersebut.
 Contoh Dari New Media

Pada Contoh Kali ini saya akan Membahas salah satu contoh new media yaitu Blog
Blog merupakan singkatan dari web log  adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Sejarah dari Blog
Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya diakuisisi oleh Google pada akhir tahun 2002.[butuh rujukan] Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang bersifat sebaliknya (non-interaktif).
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat blog, atau secara total merupakan kumpulan blog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.
Pada mulanya, di era sebelum “Blogging” menjadi bahan perbincangan hangat. Komunitas digital menggunakan beberapa layanan terdahulu, seperti: Genie, BiX, Usenet, Daftar E-mail, dan Buletin Board System. Hingga pada awal tahun 1990-an , perkembangan teknologi telah menghasilkan layanan yang lebih baik. Kegiatan blogging pertama di dunia dilakukan oleh seorang bernama Justin Hall pada tahun 1994 di web pribadi miliknya, “Links.net”. Justin Hall adalah seorang warga negara Amerika yang ketika itu masih berstatus sebagai mahasiswa di Swarthmore College. Web Hall itu akrab disebut sebagai “buku harian online”. Di dalamnya berisi berbagai hal tentang dirinya dan web itu sifatnya personal. Karenanya, walau saat itu belum dikenal istilah blog dan karenanya web milik Hall itu tak bisa disebut sebagai blog. Namun, mempertimbangkan konten dan sifatnya yang personal, web itu disebut-sebut sebagai cikal bakal munculnya blog.
Barulah pada tahun 1997, kata weblog mulai lahir ketika seorang programmer bernama Jorn Barger membuat sebuah web yang dinamakannya “Robot Wisdom”. Kata yang diciptakan oleh Berger ini ternyata mendapat respon positif dan mulai digunakan oleh para pengguna internet. Ia menggunakannya untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diisi secara berkala dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai komentar pemiliknya. Hingga tahun 1998, jumlah pemilik blog masih sangat terbatas pada kalangan tertentu. Perlu menguasai teknik pembuatan Website,HTML, dan Web Hosting untuk membuat blog. Dengan demikian, aktivis blogger  saat itu didominasi oleh kalangan yang memiliki keterampilan khusus dalam bidang desain web, internet, dan sistem administrator.
Namun, peluncuran peranti open diary dan beberapa peranti lain yang ditambahkan padablog pada tahun 1998 telah membawa pengaruh signifikan terhadap berkembangnya open diary dengan cepat, hingga mencapai ribuan online diary yang beredar. Dengan hadirnya inovasi tersebut, maka untuk pertama kalinya, seorang pembaca blog dapat memberikan komentar bagi penulis blog. Hingga pada tahun 1999, bermula dari Jorn Barger dengan Robot Wisdom-nya yang begitu populer saat itu kemudian menginspirasi Peter Merholz (programmer asal Amerika) untuk menciptakan istilah populer baru berupa “weblog”. Merholz sangat tertarik dengan kegiatan weblog. Istilah weblog pun ia singkat lagi menjadi “wee-log” yang kemudian ia persingkat lagi menjadi kata “blog”. Dan istilah blog pun langsung menjadi populer.
Popularitas blog menarik perhatian Pyra Labs (sebuah perusahaan di bidang aplikasi komputer yang didirikan oleh Evan Williams dan Meg Hourihan) untuk menjadikannya sebagai salah satu sayap bisnisnya. Sehingga, pada musim panas tahun 1999, layanan aplikasi web bernama “Blogger.com” untuk pertama kali dikembangkan oleh Pyra Labs. Dan blog  pun masuk ke ranah bisnis aplikasi komputer yang menggiurkan. Blogger.com pun mencatatkan dirinya sebagai pelopor pertama sebagai layanan aplikasi web untuk blog.
Berikut merupakan gambar tampilan Blogger ketika pertama kali muncul :


Berbicara lebih lanjut mengenai Blogger. Sebelum Google mengakusisi blogger tidak semua fasilitas dapat kita gunakan. Untuk dapat menggunakan fasilitas seperti upload template dan edit HTML misalnya, kita diwajibkan meng-upgrade akun kiya ke premium terlebih dahulu. Barulah Kemudian semenjak blogger dibeli oleh Google pada Februari 2003 semua fasilitas premium digratiskan 100% oleh google. Setahun kemudian setelah google mengambil alih Blogger, Pyra Laps mengalami kehancuran.
Dan pada tahun 2004, untuk memberikan fasilitas yang lebih baik untuk pengguna blog. Google pun membeli Picasa, para pengguna Blogger pun dapat meng-upload foto untuk kebutuhan blogging. Selang beberapa bulan kemudian pada tanggal 9 Mei 2004 Blogger menambahkan beberapa fitur-fitur baru kedalam blogger Seperti Arsive untuk posting, Komentar, dan Post Via email. Pada bulan Agustus 2006 google kemudian berhasil meluncurkan versi terbarunya blogger tetapi luncuran Blogger masih dalam versi beta yang diberikan kode "Invader". Peluncuran ini juga sekaligus memindahkan semua pengguna ke Servernya Google serta menambahkan fitur-fitur terbarunya. Kemudian pada Desember 2006 Blogger sudah tidak lagi dalam versi Beta dan tepat pada bulan Mei 2007 Blogger Pindah ke Server Google secara keseluruhan.
Lalu pada Tahun 2010, Blogger mengalami lonjakan yang sangat signifikan yaitu lebih dari 400 juta orang di dunia menggunakan blogger yang dahulu pengguna blogger hanya 250 ribu orang. Blogger pun berjanji akan mengulang kesuksesanya pada tahun 2010 dan blogger juga akan memberikan perubahan besar-besaran pada 2011 demi kenyamanan para pengguna. Dan pada Sebtember 2011 Blogger pun menepati janjinya. Dimana tampilan baru yang dijanjikan Blogger sudah bisa kita gunakan
Saat ini, beragam platform blog telah bermunculan : dari Wordpress, Blogspot, Multiply, Myspace, dll.  Jutaan blog dan blogger juga sudah tercatat ikut meramaikan dunia blog. Dunia blog kini seolah menjadi ‘republik’ tersendiri di jagat dunia maya, selain ‘Republik’ Twitter dan ‘Republik’ Facebook. Bahkan saat ini mulai hadir situs-situs microblogging seperti Tumblr, Plurk, dll. Kini, cakupan blog pun menjadi sangat luas. Tak hanya tulisan, tapi juga foto, video, music, dll.



Sumber
http://ikhsanputrapratama.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-perkembangan-blog.html
http://labsky2012.blogspot.co.id/2012/08/tugas-5-perkembangan-blog.html
http://trichichik.blogspot.co.id/2014/10/google-glass-salah-satu-contoh-dari-new.html
http://sekarageng.blogspot.co.id/2012/10/konsep-dasar-new-media-dan-contoh.html
https://shaktidarikhwan.wordpress.com/2015/01/11/konsep-desain-new-media-beserta-konsep-proses-dan-tahapan-pengembangan-new-media-secara-keseluruhan/
https://titosuryagumelar.wordpress.com/2012/10/09/teknologi-internet-dan-new-media/
http://www.kompasiana.com/firar/media-baru-era-teknologi-digital_54f34831745513802b6c6f59

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
Top